Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Biota Laut : Pengertian, Manfaat dan Jenisnya

Pengertian

Biota laut adalah semua makhluk hidup yang ada di laut baik hewan maupun tumbuhan atau karang. 

Biota laut atau mahkluk hidup di laut
Biota laut
Secara umum biota laut dibagi menjadi tiga kelompok besar yaitu plankton, nekton dan bentos. Pembagain ini tidak ada kaitannya dengan klasifikasi ilmiah, ukuran, hewan atau tumbuhan tetapi berdasarkan pada kebiasaan hidup secara umum, seperti gerak berjalan, pola hidup dan persebaran menurut ekologi.

Pemanfaatan Biota Laut

Manfaat biota laut bagi kehidupan manusia, antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Dapat digunakan sebagai bahan baku obat-obatan.
  2. Sebagai sumber makanan manusia.
  3. Sebagai suplemen kesehatan manusia (meningkatkan asupan gizi).
  4. Dari segi ekonomi, seperti sumber penghasilan baik dari perdagangan maupun pariwisata  seperti snorkling dan diving pada laut dangkal.

Jenis Biota Laut

Biota laut terdiri dari 3 (tiga) jenis, yaitu:

1. Planktonik

Plankton merupakan jenis biota laut
Plankton
Planktonik adalah jenis biota laut yang berenang dan mengapung mengikuti arus, dan karena keterbatasannya, plantonik ini tidak dapat berenang melawan arus. Planktonik sendiri masih dibagi menjadi 2, yaitu planktonik tumbuhan (Fitoplankton) dan planktonik kelompok hewan (Zooplankton).

a. Fitoplankton

Fitoplankton adalah jenis organisme mikroskopis yang hidupnya di zona eufotik (permukaan remang) laut yang mampu mensistesis makanannya sendiri yaitu berupa bahan organik yang prosesnya berasal dari bahan-bahan anorganik dengan bantuan sinar matahari.

b. Zooplankton

Zooplankton adalah jenis organisme yang sebagian besar hidupnya diperairan permukaan dengan ukuran tubuh lebih dari 0,05 mm. Zooplankton adalah mencakup organisme termasuk protozoa kecil dan metazoans besar, dan zooplankton menjadikan fitoplankton sebagai sumber makanannya. Spesies zooplankton tidak menyebar merata tetapi secara acak di dalam suatu wilayah laut.

2. Bentik

Bentik adalah jenis biota laut yang hidup di daerah dasar, dan pada umumnya bersifat merayap, yang dapat terdiri dari hewan dan tumbuhan. 

Berdasarkan karakteristiknya, bentik terbagi 3, antara lain :

  1. Meliang : cacing, kerang dan lain sebagainya.
  2. Menempel : sponge, teritip, tiram, dan lain sebagainya.
  3. Merayap : kepiting, udang karang kecil, teripang dan lain sebagainya.

Bentik menggunakan ganggang dan limpasan organik dari tanah sebagai makanan utamanya. Perkembangan jenis organisme ini juga sangat dipengaruhi oleh faktor suhu, salinitas, kedalaman air dan jenis subtrat lokal.

Bentos
Bentik
Beberapa contoh jenis organisme yang termasuk dalam kategori bentik adalah kelompok protozoa, rotifera, nematode, sponge, coelenterate, bryozoa, decapoda, ostracoda, cladocera, cpopoda, gastropoda, pelecypoda, insekta, dan lintah.

Beberapa peran penting organisme bentik antara lain seperti :

  • Membantu proses mineralisasi.
  • Membantu proses daur ulang bahan-bahan organik.
  • Berperan penting dalam siklus rantai makanan.
  • Menjadi indikator manakala terjadi pencemaran lingkungan, sebab organisme bentik dikenal dengan siklus hidup yang panjang dan pergerakan yang terbatas.

3. Nektonik

Nektonik adalah jenis biota laut dengan karakteristiknya yaitu perenang yang aktif, baik di daerah perairan air tawar atau air laut. Nekton adalah predator teratas pada sebagian besar rantai makanan di laut. Ikan merupakan spesies nekton terbesar dengan jumlah lebih dari 16.000 spesies.

Nekton merupakan salah satu jenis biota laut
Nekton
Karakteristik atau ciri-ciri nekton antara lain:

  • Aktif berenang dan dapat bergerak tanpa mengandalkan bantuan arus air.
  • Memiliki masa hidup yang lebih panjang daripada plankton.
  • Melakukan migrasi yang berkaitan dengan proses reproduksi.
  • Merupakan konsumen dari zona pelagik.
  • Terdiri dari hewan invertebrata dan vertebrata.

Berdasarkan kelompok ikan, nekton bisa dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

a. Mereopilagik

Mereopilagik adalah sekelompok ikan yang menghabiskan sebagian waktu hidupnya diwilayah epipelagik laut, yaitu wilayah atau zona laut yang mempunyai kedalaman 0 - 200 meter atau sekitar 656 kaki.

b. Holoepipelagik

Holoepipelagik adalah kelompok organisme perairan yang semua waktu hidupnya hidup di zona epipelagik. Beberapa spesies yang termasuk kelompok ini adalah ikan hiu, ikan mackerel, ikan hiu cucut biru, ikan cucut martil, ikan tuna, ikan cucut gergaji, setuthuk, lemuru, ikan duyung, dan lain sebagainya.

Berdasarkan kelasnya, nekton diklasifikasikan menjadi 3, antara lain :

1. Vertebrata

Vertebrata adalah kelompok nekton yang terdiri atas hewan-hewan bertulang belakang seperti reptil, mamalia, dan berbagai jenis ikan.

2. Mollusca

Mollusca adalah kelompok nekton yang terdiri dari hewan invertebrata yang memiliki tubuh lunak seperti kerang, cumi-cum, serta gurita.

3. Crustacea

Crustacea adalah kelompok antropoda yang memiliki kulit keras atau cangkang, contohnya seperti udang, kepiting, lobster, dan lainnya.

Baca juga : Laut dan Terumbu karang

Sumber : Berbagai sumber dan referensi yang relevan


Joko Sunaryanto
Joko Sunaryanto Jangan lupakan jati dirimu. "Sangkan paraning dumadi"

Posting Komentar untuk "Biota Laut : Pengertian, Manfaat dan Jenisnya"